Alviyah ibnu aqil

Sungguh indahnya Alam ini beserta isinya

Prospek Membangun Negara dan Masyarakat Bhinneka Tunggal Ika (Unity in Deversity)

Tinggalkan komentar

Setiap orang mempunyai motto masing-masing, begitu pula dengan bhinneka tunggal ika. Bhineka Tunggal Ika sebagai motto negara indonesia ini. Dapat disebut juga sebagai lambang negara Indonesia. Kata-kata Bhinneka Tunggal Ika juga terdapat pada lambang negara Republik Indonesia yaitu Burung Garuda Pancasila. Di kaki Burung Garuda Pancasila mencengkram sebuah pita yang bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika.

Secara etimologi Bhinneka berarti “beraneka ragam”. Kata Tunggal berarti “satu”. Kata Ika berarti “itu”. Jika diartikan perkata akan menjadi arti “Beraneka Satu Itu”. Arti tersebut adalah suatu kalimat yang tidak dapat dimengerti oleh semua kalangan. jika pengertian tersebut secara terminologi dapat diartikan “berbeda-beda tetapi tetap satu jua”. Berbeda-beda suku, bangsa, agama, bahasa, budaya, dan ras. Hal ini mampu membuat semangat rakyat Indonesia untuk hidup berdampingan rukun dan damai dalam fenomena perbedaan agama, suku, ras, dan etnis. Itu lah bhinneka tunggal ika menyatukan semua perbedaan. Perbedaan adalah rahmat. Allah menciptakan makhluknya berbeda-beda tetapi satu tujuan untuk mengharapkan ridho ilahi.

Negara Indonesia bersatu untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Tetapi untuk mempersatukan berbeda suku, bahasa, bangsa, ras, budaya, dan agama membutuhkaan waktu yang lama, sangat sulit sekali untuk mempersatukan keanekaragaman tersebut. Maka dibutuhkannya prospek pembangunan negara dan masyarakat Bhinneka Tunggal Ika. agar negara indonesia menjadi negara kesatuan. Di Negara Indonesia banyak sekali hari-hari nasional yang diselenggarakan. Seperti hari kemerdekaan Proklamasi Negara Republik Indonesia pada tanggal 17 agustus. Dengan merayakan hari nasional berkumpul di suatu tempat baik yang berbeda agama, ras, suku, budaya, bahasa, pada saat itu lah semua masyarakat Negara Indonesia melaksanakan Upacara pada waktu yang sama. Adat yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk mengadakan perlombaan-perlombaan, sehingga masyarakat ikut serta dan berpartisifasi dalam perlombaaan tersebut, sebab perlombaan tersebut diselenggarakan untuk semua kalangan atau siapa saja. Dari kegiatan tersebut muncul lah kesatuan dari beranekaragam masyarakat Indonesia.

Untuk membangun kembali persatuan masyarakat Negara Indonesia maka dibutuhkannya mata pelajaran budi pekerti yang berisikan penghayatan dan pengalaman pancasila di lembaga-lembaga pendidikan seperti mata pelajaran PKN. Untuk tingkat SD, SMP, SMA, maupun di Perguruan Tinggi agar mereka menjiwai ajaran pancasila, dan diharapkan tumbuh menjadi generas-generasi baru yang akan mengunggulkan Negara Indonesia ini. Tetapi tidak hanya di suatu lembaga-lembaga saja di masyarakat pun diperlukan, melalui pemimpin formal, dan pemimpin formal. Selain untuk mendalami ilmu-ilmu pancasila dibutuhkan ilmu-ilmu yang lain yang berkaitan dengan kebersamaan, bagaimana menghargai perbedaan antara sesama masyarakat Indonesia. Begitu pula dengan mata pelajaran bahasa Indonesia sangat penting karena bahasa merupakan simbol persatuan Indonesia. Di Negara Indonesia ini tentunya banyak sekali aneka ragam bahasa di setiap pulau, seperti padang, aceh, jawa, sunda. Untuk mempersatukan hal ini  maka dibutuhkannya satu bahasa yaitu bahasa Indonesia.

Karena berbeda suku sering sekali mengalami konflik dari satu suku dengan suku lainnya yang memicu ketegangan antara masyarakat Indonesia, dengan adanya motto Bhinneka Tunggal Ika tersebut mampu menyadarkan satu suku dengan suku lainnya bahwasannya Negara Republik Indonesia adalah Negara Kesatuan tidak membedakan antara satu dengan lainnya. Dan mampu membangkitkan kembali jiwa-jiwa masyarakat Indonesia untuk lebih mendalami, menghayati, berpikir dengan hati nurani bahwa Negara Indonesia bersatu. Terjadinya konflik-konflik antara suku, bangsa, bahasa, budaya, agama, adat, ras. Itu semua merupakan proses dan tantangan untuk mewujudkan kembali nilai-nilai pancasila. Dihimbau untuk warga negara republik indonesia untuk mengurangi sifat ego dalam suatu kelompok. Agar tidak terus-menerus terjadinya konflik yang tidak diinginkan. Contoh konflik yang sampai sekarang ini masih bermasalah. Yaitu antar agama ilsam dengan agama kristen. Mempermasalahkan tempat ibadah kristen di yasmin bogor. Memang di Negara Indonesia ini kaum mayoritas adalah agama islam dan minoritasnya agama kristen dan lain sebagainya. Dan pemerintah lebih mementinghkan kaum minoritas daripada mayoritas, sehingga dengan perlakuan yang tidak adil ini akan pudarnya kesatuan masyarakat Indonesia. Maka dalam hal ini dibutuhkannya perlilaku adil dari pemerintah untuk kaum minoritas.

Sistem politik di Indonesia seperti adanya pemilihan umum dalam memilih kelurahan, gubernur, bupati, presiden dan wakil prresiden. Pemilu ini diselenggarakan sebagai bentuk demokrasi, yang artinya semua kalangan berhak untuk ikut serta dalam pemilihan umum tersebut, dan memilih siapa saja yang terrbaik. Tentunya sistem politik pemilihan umum ini memiliki nilai positif dan negatifnya. Nilai positifnya mereka dapat memilih pemimpin yang mereka harapkan yang akan memimpin mereka nanti, dan nilai negatifnya akan terjadinya konflik-konflik antara suatu partai dengan partai lainnya karena setiap orang pasti menginginkan kemenangan. Sehingga pudarlah kesatuan Bhinneka Tunggal Ika tersebut.

Dalam sebuah organisasi pun dapat membengun Bhinneka Tunggal Ika sebab dalam organisasi mempunyai nilai kebersamaan dan kesatuan untuk tercapainya satu tujuan. Seperti organisasi nasional seperti (PMI) Palang Merah Indonesia, (LSM) Lembaga Swadya Masyarakat. Misalnya pada kasus bencana alam, maka pihak organisasi ini dengan sukarela datang untuk menyumbangkan apa yang dia punya, baik secara materi maupun non materi. Perilaku hal tersebut mempunyai nilai-nilai kepedulian antar sesama masyarakat Indonesia, baik yang berbeda suku, agama, bahasa, dan lain sebagainya. Sehingga mereka akan merasa senang dan akan timbul persatuan yang erat. Dan juga akan memberikan motivasi untuk memperjuangkan hidup mereka kembali.

Dalam mempersatukan keanekaragaman di Indonesia banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dapat dikumpulkan sehingga menjadi satu. Seperti yang saya jelaskan di atas. Jaman semakin berkembang tetapi nilai kesatuan di Indonesia mulai pudar. Tidak pedulinya terhadap masyarakat lainnya, apalagi masyarakat yang serba kekurangan dalam hal ekonomi. Marilah kita semua sebagai Warna Negara Republik Indonesia untuk mempersatukan kembali Negara Indonesia yang sudah berpecah belah ini. Penggerakan hal ini harus dimulai dari atasan dan rekan-rekannya. Penggerakan ini juga tidak dapat digerakkan hanya satu orang atau satu kelompok tetapi dari berbagai kelompok agar menghasilkan hasil yang maksimal.

Penulis: alviyahibnuaqil

kobarkan api semangat juangmu untuk menuju masa depan yang cerah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s